Tradisi Nyeput Warisan Budaya Sasak

Assalamualaikum wr wb
Selamat malam
Hay balik lagi di blog saya. Terimakasih yang sudah menyempatkan untuk berkunjung. Jadi kali ini penulis ingin melanjutkan cerita di edisi sebelumnya yakni masih seputar naskah kuno. Namun kali ini lebih ke tradisi yang sangat menarik, yakni nyeput.  
Tradisi nyeput yang merupakan warisan budaya sasak yang masih eksis di kalangan masyarakat. Tradisi nyeput yang berarti jemput ini merupakan sebuah ritual yang dipercai oleh masyarakat dapat mengetahui dengan cepat takdir hidup kita, namun tergantung pada niat kita ketika melakukan nyeput. Jika di analisis mengguakan pendekatan dalam teori sastra, tradisi ini lebih dekat dengan pendekatan mimetic. Bagaimana kemudian pendekatan ini mengaitkan hubungan karya sastra dengan realitas/kenyataaan. 

Tradisi ini merupakan warisan yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang masyarakat Sasak terddahulu. Oleh karena itu menurut saya menyebut tradisi menyebut ini lebih dekat dengan pendekatan mimetik karena, Bagaimana kehidupan yang di jalani masyarakat kental dengan tradisi tersebut dikaitkan dengan kehidupan sosial, budaya yang menjadi sebuah kepercayaan masyarakat tersebut.  
 
Sabtu, 29 oktober 2019 
Di desa bangket parak kec. Pujut Lombok tengah. Saya bersama ke 7 teman saya menyaksikan langsung seperti apa tradisi nyeput tersebut. Di temui dikediamannya bapak Mujahidun Nafis seorang budayan sasak menerima kedatangan kami dengan hangat. Setelah bercakap-cakap mengenai naskah dan lain sebagainya, kami meminta bapak untuk melakukan ritual nyeput . Nyeput disini menggunakan naskah kuno berupa takepan lontar. Namun sebelum ritual tersebut dilakukan terlebih dahulu bapak mencari naskah mana yang dirasa cocok untuk dipilih saat nyeput. Sampai akhirnya bapak memilihkan kami naskah takepan lontar labangkara (lambang perkara).  Diceritakan oleh budayawan kami bahwa labangkare ini menceritakan kisah seorang labangkara yang diutuskan raja untuk mewujudkan mimpi sang raja. Yaitu mencari keberadaan putri yang ada di mimpi sang raja. Dalam tugasnya mencari mimpi sang raja labangkara mendapatkan banyak kesulitan dikarnakan banyaknya rintangan yang menghadang.  
 
Gambar takepan lontar labangkara dan tempat rotan itu dinamakan andang-andang.

Sebelum dibacakan hasil dari seputan itu, ada beberapa ritual yang perlu di lewati. Yakni yang pertama meniatkan apa yang ingin kita ketahui atau tujuan kita, kemudian  membaca kalimat syahadat sebanyak 3x, lalu mengucap bismillahirahmanirrahim, lalu kita yang diseput menarik tali takepan dengan tangan kiri kemudian tangan kanan memilih atau mengambil satu lembar lontar dalam takepan tersebut untuk dibacakan.  

Gambar prosesi pengambilang selembar lontar dalam takepan labangkare

Penulis yang ikut juga melakukan nyeput ketika mendapat giliran merasa deg degan kira-kira apa hasil dari seputan yang akan bidacakan nantinya. Setelah mengambil satu daun lontar, informan membacakan atau melantunkan tembang yang ada dalam selembar lontar tersebut. Di sini penulis mendapat tembang sinom (peperangan) Dimana disana dikatakan bahwa labangkara ini diperkitakan sudah mati karna rintangan yang dilaluinnya saat menjalankan tugas begitu berat, namun keyataannya ternyata labangkara berhasil melewatinya dan pulang dengan membawa mimpi sang raja. 

Sampai dirumah labangkar ini menceritakan keberhasilannya kepada keluarganya dengan bangga. Setelah membacakan isi dari selembar lontar itu, informan (budayawan) mengaitkan dengan jalan hidup penulis. Yaitu dikatakan bahwa penulis akan banyak mendapatkan rintangan dan tantangan kedepannya yang begitu berat, namun ujung-ujungnya penulis mampu melewati rintangan hingga mencapai sebuah keberhasilan. 

Itulah sedikit kisah dari selembar takepan lontar. Terlepas dari peryaca atau tidaknya balik lagi ke pribadi masing-masing. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar agar bisa membangun penulis ke depan menjadi lebih baik lagi. Terimakasih

Komentar

  1. Wah...dapat nasehat baru nih dengan isi nyeputnya

    BalasHapus
  2. Waahh bagus ya hasil nyeputnya, smoga itu jadi motivasi untuk selalu smgt menjalani hidup hehehe

    BalasHapus
  3. Trimakasi ayu bisa saling berbagi informasi

    BalasHapus
  4. Bagus, tetaplah menulis, sepertinya Anda mempunyai bakat menjadi seorang penyanyi

    BalasHapus

Posting Komentar